Langsung ke konten utama

Facebook Fanspage

Presiden PKS Ajak Prabowo Dukung RUU Perlindungan Tokoh Agama dan Simbol Agama

 


JAKARTA -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menemui Partai Gerindra dalam lanjutan Silaturahim Kebangsaan di kantor DPP Partai Gerindra, Selasa (4/5/2021). Kedatangan Presiden PKS Ahmad Syaikhu dan jajaran langsung disambut Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.


Syaikhu menyebut meski saat ini posisi politik PKS dan Gerindra berbeda, namun perbedaan tersebut tak boleh menghalangi silaturahim untuk mencari solusi atas krisis multidimensi yang sekarang mendera bangsa.


"PKS memandang di situasi bangsa kita yang saat ini mengalami krisis multidimensi akibat pandemi Covid-19, ditambah berbagai ancaman terhadap persatuan dan kesatuan bangsa, maka antar elemen harus mengedepankan titik temu untuk bersama-sama menjadi bagian dari solusi," papar Syaikhu.


Syaikhu menyebut PKS mengajak Gerindra untuk berjuang melindungi simbol dan tokoh agama melalui RUU Perlindungan Tokoh Agama dan Simbol Agama.


"Kepada teman-teman Gerindra kita juga ajak untuk mendukung RUU Perlindungan Tokoh Agama dan Simbol Agama agar tidak ada kriminalisasi dan persekusi terhadap tokoh agama, maupun penodaan terhadap simbol agama," tegas Syaikhu.


Syaikhu juga menyebut PKS memperkenalkan lambang, hymne dan mars baru PKS. Ia menyebut respons positif Prabowo usai mendengarkan mars PKS dengan nilai religius, kebangsaan dan kemanusiaan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RAKERDA PKS Magetan 2025 Tegaskan K2P2 sebagai Arah Perjuangan

Magetan — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Magetan menggelar Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) 2025 pada Ahad, 14 Desember 2025, bertempat di Hotel Bukit Bintang, Magetan. Kegiatan strategis ini menjadi momentum konsolidasi dan peneguhan arah perjuangan PKS Magetan dalam menyongsong agenda politik dan pelayanan publik ke depan. RAKERDA dihadiri oleh jajaran pengurus Dewan Pengurus Tingkat Daerah (DPTD), Dewan Pengurus Cabang (DPC) se-Kabupaten Magetan, Fraksi PKS DPRD Magetan, serta Anggota DPR RI Fraksi PKS, Riyono Caping. Kehadiran para pimpinan dan kader dari berbagai tingkatan ini mencerminkan soliditas struktur serta semangat kebersamaan dalam mengokohkan gerak langkah partai. Kegiatan RAKERDA mengusung tema “Kokohkan Barisan, Tingkatkan Pelayanan, Raih Kemenangan”, selaras dengan kerangka kerja K2P2 (Kader, Kaderisasi, Pelayanan Publik) yang menjadi landasan strategis PKS. Ketua DPD PKS Magetan, Indra Kusuma Aryanto, membuka kegiatan dengan pantun penuh makn...

Rakerwil, Ketua PKS Jatim: Pelayanan Publik, Bentuk Pembelaan pada Rakyat

  Ketua DPW PKS Jawa Timur, Bagus Prasetia Lelana, menegaskan bahwa pelayanan publik merupakan bentuk nyata pembelaan terhadap rakyat. Hal itu disampaikan dalam sambutannya pada Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) PKS Jawa Timur yang digelar pada Minggu, 30 November 2025. Bagus mengatakan, PKS memandang pelayanan publik bukan sekadar aktivitas sosial, melainkan amanah politik untuk menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat. “Pelayanan publik adalah wujud pengabdian dan pembelaan PKS kepada rakyat. Pemenangan pemilu bukan hanya target angka, tetapi sarana untuk memperluas manfaat bagi masyarakat,” ujarnya. Dalam pidatonya, Bagus juga kembali menekankan pesan Presiden PKS, Dr. Al-Muzammil Yusuf yangjuga hadir dalam kegiatan itu, tentang pentingnya pembangunan kader dan sistem kaderisasi sebagai pilar utama perjuangan partai. Menurutnya, kader PKS harus memiliki ketangguhan spiritual, intelektual, sosial, dan kepemimpinan agar siap menjawab tantangan zaman. “Kaderisasi adalah...

Fenomena Politik Gen Z Jadi Sorotan, Presiden PKS Ajak Jawa Timur Hadapi Era Baru Perjuangan

Presiden  Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Al Muzammil Yusuf, menegaskan bahwa politik Indonesia tengah memasuki era baru yang ditandai munculnya dominasi generasi Z dalam percaturan opini publik dan pergerakan politik. Hal itu disampaikan dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) PKS Jawa Timur, Minggu (30/11/2025), yang dihadiri jajaran pengurus PKS dari seluruh kabupaten/kota. Dalam sambutannya, Muzammil menjelaskan bahwa dinamika politik global menunjukkan pola serupa: Gen Z muncul sebagai kekuatan yang mampu mengubah arah demokrasi. Ia mencontohkan kemenangan tokoh muda di Nepal, fenomena politik spontan Gen Z di Filipina, hingga kemenangan aktivis anti-rasisme di Afrika Selatan. “Gen Z ini unik. Mereka mungkin tampak diam, tapi sebenarnya sedang mengokang ‘senjata’ mereka: HP dan media sosial,” ujarnya disambut tawa peserta. Gen Z: Penentu Politik Baru Menurut Muzammil, perubahan perilaku politik anak muda menjadikan mereka pendorong utama gelombang baru demokrasi. Mereka bukan ha...